Budaya, Makanan, dan Ciri Khas Probolinggo
Kota Probolinggo adalah kota yang memiliki berbagai macam
potensi dasar dalam pembangunan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam
aspek dan potensi yang dimiliki seperti potensi perikanan, pertanian dan
kebudayaan sebagai salah satu aset untuk membangun kota Probolinggo. Seni dan
Budaya yang sebenarnya sudah dimiliki oleh Kota Probolinggo yang mampu menumbuh
kembangkan aspek Pariwisata, antara lain adalah :
Jaran Bodhag dan Jaran Kencak
Kesenian ini biasanya digunakan untuk
mengiringi dan mengarak acara hajatan, pernikahan, khitanan, dan sebagainya. Penyajian
kesenian ini diiringi dengan musik tradisional yang terdiri dari kenong, gong,
kendang, dan sronen.
Ludruk
Ludruk merupakan satu bentuk pementasan
drama kehidupan yang disajikan dengan pendekatan kehidupan sehari-hari
masyarakat Jawa Timur pada umumnya.
Ojung
Ojung adalah tradisi saling pukul badan
dengan menggunakan senjata rotan yang dimainkan oleh dua orang. Kedua peserta
Ojung akan saling bergantian memukul tubuh lawannya. Jika peserta satu memukul,
maka lawannya akan berusaha menangkis dan menghindar.Kerapan Sapi
Setiap sapi yang memenangkan perlombaan
Karapan Sapi Brujul, dapat dipastikan memiliki nilai jual yang sangat tinggi.
Sehingga sapi yang mengikuti perlombaan ini dipastikan memiliki kualitas yang
cukup baik.
5.
Kerapan Kambing
Sama seperti halnya karapan sapi,
kambing-kambing ini menggunakan kaleles (rangka kayu yang diikatkan ke badan
kambing), lalu kemudian diadu kecepatan dengan lawan pasangan lainnya. Semua
kambing yang diperlombakan adalah kambing dengan jenis kelamin betina.
6.
Petik Laut
Setiap tahunnya para nelayan yang tergabung
di dalam Paguyuban Nelayan selalu mengadakan kegiatan ritual yang telah
ditetapkan menjadi event tahunan oleh Pemerintah Kota Probolinggo yaitu
kegiatan Petik Laut ini.
7. Perahu Hias
Lomba Perahu Hias merupakan tradisi
masyarakat pesisiran pantai kota Probolinggo yang secara beriringan untuk
berlomba menghias kapal atau perahu dengan bermacam-macam hiasan yang menarik.
Kota Probolinggo juga mempunyai makanan khas yang dapat
mengundang wisatawan untuk terus mengunjungi tempat tersebut, diantaranya :
1.
Soto Kraksan Khas Probolinggo
Sebenarnya Soto Kraksan bertempat di
Kabupaten Probolinggo. Tapi dengan kekhasan bahan bumbunya ini, Soto Kraksan
menjadi soto yang berbeda pada umumnya.
2. Nasi Glepungan
Nasi ini penyajianya terdapat lauk yang
tradisional, dengan ragam olahan tradisional ada Ikan Asin, tempe dan tahu
penyet, Lalapan, Sambel pedas, Nasi glepungan (Sari-sari jagung), smua di taruh
di atas nasi dan siap untuk di santap.
3. Kepiting Olok
Olok sendiri merupakan kepiting muda yang
terdapar di pantai. untuk di jadikanya makanan khas kepiting muda ini diolah
dan diberi campuran udang dan bumbu khas. yang kemudian dimasukkan lagi ke
dalam cangkang kepiting yang berukuran besar.
4. Anggur dan Mangga
Kedua buah ini adalah buah khas Probolinggo
sekaligus motif khas batik Probolinggo yang dinamakan Batik Manggur.
Ada ciri khas tersendiri bagi masyarakatnya, baik segi
logat, bahasa, dan keturunan. Kota Probolinggo berdominasi Bahasa Madura, jadi
meskipun orang-orangnya menggunakan bahasa Jawa tetapi logat mereka berbeda
dengan jawa bagian barat. Bahasa Jawa di Probolinggo berlogat Madura atau Jawa
kasar. Tetapi banyak juga warga pendatang yang bukan orang asli Probolinggo.
Orang Tionghoa pun juga ada di Kota ini.
Sumber : Lihat Disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar